PROFIL DESA

PROFIL DESA

2.1. Kondisi Desa

2.1.1.  Sejarah Desa

Legenda Desa

Desa Curut menurut kisah para sesepuh Desa, dahulunya adalah hutan belantara dibawah pemerintahan Demak dan tanahnya yang subur disitulah ada pemuda pertapa sakti yang ingin hutan belantara menjadi sebuah Desa gemah ripah loh jinawi pemuda itu bernama Ki Joko perkoso sebelum memulai babat hutan belantara Ki Joko Perkoso menaburkan biji Kemiri sembilan biji kemiri dikandung untuk batas hutan akan di babat menjadi sebuah Desa setelah memulai babat hutan hampir selesai dengan di bantu hewan yang bernama Nyurut Putih apa yang terjadi kemiri yang di Taburkan sebagai tanda perbatasan Desa ternyata hilang satu biji kemiri pada suatu hari Ki Joko Perkoso mendirikan sembara barang siapa yang bisa menemukan biji kemiri yang hilang kalau laki-laki akan dijadikan saudara sejati kalau perempuan akan dijakan istri tercinta seuatu hari datanglah Putri Ayu dari Telaga Desa Pulutan yang bernama Nyi Wonopolo yang mengantarkan biji kemiri yang hilang karena Ki Joko Perkoso Satriya Sejati diterimalah biji kemiri yang hilang dan disitulah terjadi pernikahan antara Ki Joko Perkoso dengan Putri Telaga Pulutan Nyai Wonopolo dan mempunyai keturunan yang bernama Ki Abu Nyabrang dan sampai sekarang kedua Tokoh tersebut dikenang oleh sesepuh Desa maupun masyarakat dikarenakan dalam usahanya Ki Joko Perkoso merubah hutan belantara menjadi Desa yang gemah ripah loh jinawi atas bantuan hewan Nyurut putih maka Desa tersebut di beri nama Desa Curut.

Desa Curut Kecamatan Penawangan Kabupaten Grobogan secara geografis terletak di 110º 52΄ 55″ BT dan terletak di 7º 1΄ 17″ LS. Secara topografi Desa Curut termasuk dalam kategori Daerah dataran rendah dengan ketinggian ±50 meter sampai 110 meter dari permukaan laut (mdpl).

Kondisi Geografis  Secara geografis Desa Curut terletak di berbatasan dengan :

 Sebelah Utara    : Desa Guyangan  Kec.Godong

 Sebelah Timur   : Desa Wedoro  Kec. Penawangan

 Sebelah Selatan : Desa Kramat  Kec. Penawangan

 Sebelah Barat    : Desa Guyangan  Kec. Godong

Sedangkan luas wilayah Desa Curut mencapai 146,514 Ha. yang terdiri dari : 

a. Tanah sawah               : 107.040   Ha

b. Tanah bukan sawah    :   –  Ha  

a. Tanah sawah seluas :          Ha terdiri dari :

1) Irigasi Teknis                       :   107.040. Ha

2) Irigasi setengah Teknis        :    —    Ha

3) Tadah Hujan                        :         –     Ha

b. Tanah bukan sawah seluas 127.578 Ha terdiri dari :

1) Pekarangan/bangunan                 :   25.383  Ha

2) Tegalan                                          :     7.603  Ha

3) Lain-lain (sungai,jalan,makam,dll)  :     6.488 Ha

Peta Lokasi Desa Curut Kecamatan Penawangan Kabupaten Grobogan

2.1.2.  Demografi

  1. Laju Pertumbuhan, Sex Ratio dan Kepadatan Penduduk

Penduduk Desa Curut terus mengalami pertumbuhan, dari tahun 2015 sebanyak 1.352 jiwa mengalami kenaikan sampai dengan tahun 2019 menjadi sebesar 1.459 jiwa. Data tersebut menunjukkan bahwa jumlah penduduk Desa Curut selama 5 tahun terjadi kenaikan 107 jiwa.

Sedangkan Sex ratio penduduk Desa Curut tahun 2015 sampai dengan tahun 2019 sebesar 100,01%,  Untuk lebih jelas, data perkembangan penduduk Desa Curut dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2019, dapat dilihat dalam tabel 2.1 berikut :

Tabel 2.1

Perkembangan Jumlah penduduk Desa CURUT

Tahun 2015-2019

No Tahun Jenis Kelamin Jumlah
L p
1 2015 689 673 1.362
2 2016 706 696 1.402
3 2017 715 702 1.417
4 2018 736 719 1.445
5 2019 738 721 1.459

Sumber Data : Sekretariat Desa CURUT

  • Jumlah Penduduk per Dusun

Jumlah Penduduk terbanyak tahun 2019 berada di Dusun Curut dengan jumlah penduduk laki-laki sebesar 575 jiwa dan perempuan sebesar 553 jiwa, sedangkan Dusun yang berpenduduk rendah terdapat di Dusun Tajem dengan jumlah penduduk laki-laki sebesar 163 jiwa dan perempuan sebesar 168 jiwa.

2.1.3.   Keadaan Sosial

  1. Jenis Pekerjaan

Penduduk usia kerja adalah penduduk usia 15 tahun keatas. Jenis pekerjaan di Desa Curut pada tahun 2015 sampai dengan tahun 2019 dominan pada jenis mata pencaharian pertanian.

Berikut disajikan data mata pencaharian penduduk umur 15 tahun keatas di Desa Curut pada tahun 2019, sebagaimana tabel 2.3 berikut ini :

Tabel 2.3

Komposisi Penduduk Desa Curut Umur 15 tahun keatas menurut Mata Pencaharian Tahun 2019

Lapangan Pekerjaan TAHUN 2019
  LK PR JUMLAH
Pertanian 241 152 336
Bangunan&Pertukangan 0 0 0
Perdagangan 5 10 15
PNS 11 9 20
TNI/POLRI 13 1 14
Karyawan Swasta 79 41 120
Pensiunan 6 2 8
Nelayan 0 0 0
Pemulung 0 0 0
Jasa/Lainnya 298 425 723

Sumber Data : Sekretariat Desa Curut

  • Angka Kelangsungan Hidup Bayi

Indikator pelayanan kesehatan dapat dilihat dari aspek angka kematian bayi lahir, pada tahun 2015 sampai dengan tahun 2019 angka kelangsungan hidup bayi di Desa Curut sebagaimana dapat dilihat pada tabel 2.4 berikut :

Tabel 2.4

Angka Kematian Ibu melahirkan, Angka Kematian Bayi Lahir Desa Curut Tahun 2015-2019

No Indikator Capaian Kinerja indikatif
2015 2016 2017 2018 2019
1 AKB/KH 0 0 0 0 0
2 AKI/KH 0 0 0 0 0
3 AKBAL/KH 0 0 0 0 0
4 BBLR 0 0 0 0 0

Sumber Data : Polindes Desa CURUT

Keterangan :

AKB        : Angka Kematian Bayi

AKI          : Angka Kematian Ibu (ibu hamil, ibu melahirkan, ibu nifas)

AKBAL    : Angka Kematian Balita

BBLR      : Berat Bayi Lahir Rendah

KH          : Kelahiran Hidup (jumlah bayi lahir yang hidup)

2.1.4.   Keadaan Ekonomi

a.  Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)

Perkembangan perekonomian suatu daerah dapat diukur dengan perkembangan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) suatu daerah berdasarkan pada Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) dan Atas Dasar Harga Konstan (ADHK).

  • PDRB Perkapita

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita merupakan salah satu indikator makro ekonomi regional untuk melihat perkembangan perekonomian dan tingkat kesejahteraan masyarakat pada suatu wilayah.

2.2.Kondisi Pemerintahan Desa

2.2.1.  Pembagian Wilayah Desa

Terkait dengan administrasi pemerintahan, wilayah Desa Curut terbagi ke dalam wilayah Dusun, RW dan RT. Adapun jumlah Dusun, RW dan RT sebagaimana tercantum dalam Tabel 2.5 berikut ini :

Tabel 2.5

Pembagian Wilayah Administrasi Desa CURUT

No Dusun Jumlah RW Jumlah RT
1 Curut 2 9
2 Tajem 1 3
J u m l a h 3 12

Sumber Data : Sekretariat Desa  Curut

2.2.2.  Struktur Organisasi Pemerintah Desa

Berdasarkan Peraturan Desa Curut Kecamatan Penawangan Kabupaten Grobogan Nomor 4 Tahun 2016 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja Pemerintahan Desa, maka di Desa Curut Kecamatan Penawangan Kabupaten Grobogan terdapat STOK sebagai berikut :

BAGAN STRUKTUR ORGANISASI DAN TATA KERJA PEMERINTAH DESA CURUT

KEPALA DESA DBE.AGUS MANTONO
SEKRETARIS DESA SUTIKNYO
KEPALA URUSAN PERENCANAAN         SUPARJO
KEPALA URUSAN KEUANGAN RISWANTO
KEPALA URUSAN TATA USAHADAN UMUM NUR CAHYO ANDI.M
KEPALA SEKSI PELAYANAN KOKOK WIJO   SUNARKO  
KEPALA SEKSI KESEJAHTERAAN SUWIKNYO  
KEPALA SEKSI PEMERINTAHAN KOSONG  

 

KEPALA DUSUN TAJEM   KOSONG
KEPALA DUSUN CURUT   KOSONG